Bayangkan garis start yang isinya bukan cuma pelari, tapi juga donatur. Itulah Road to Give 2026. Event lari amal tahunan Marriott International ini kembali digelar di Surabaya pada Minggu 18 Oktober 2026, bertempat di Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City.
Lari untuk Kepedulian Kanker Payudara
Road to Give Surabaya 2026 digelar sebagai bagian dari kampanye Bulan Kepedulian Kanker Payudara. Lewat kampanye Moving with Purpose, event ini menggalang dukungan untuk Reach to Recovery Surabaya dan para penyintas kanker payudara. Rangkaian acaranya dibuka dengan upacara pembukaan dan warming up pukul 05.00, dilanjut flag off 10K pukul 05.30 dan 5K pukul 05.40. Salah satu momen pentingnya adalah upacara penyerahan donasi sekitar pukul 08.10.
Rangkaian Kampanye Moving with Purpose
Event tanggal 18 Oktober ini sebenarnya adalah puncak dari rangkaian kampanye yang sudah berjalan sejak awal bulan. Pada 9 Oktober lalu, 10 karyawan Marriott berlari sejauh 25,6 kilometer dari Surabaya barat ke timur, singgah di beberapa properti Marriott di Surabaya, sebelum ditutup dengan konferensi pers. Dua hari kemudian, pada 11 Oktober, digelar Pink Morning Club di Sheraton Surabaya, jalan santai sekitar 2 kilometer yang diikuti 800 peserta. Jadi Road to Give bukan event dadakan, melainkan penutup dari gerakan yang sudah dibangun berminggu-minggu.
800 Peserta dari Berbagai Kalangan
Sekitar 800 peserta dijadwalkan hadir, mulai dari karyawan Marriott International hingga komunitas lari dan masyarakat umum. Semangat berbaginya juga dibuka buat yang tidak ikut berlari, lewat donasi tanpa jumlah minimum. Artinya, kepedulian tidak harus diukur dari jarak yang ditempuh.
Kenapa Event Amal Cocok Buat Pemula
Buat yang belum pernah ikut race, event amal seperti Road to Give sebenarnya adalah pintu masuk yang ideal. Tekanannya jauh lebih rendah dibanding race kompetitif. Tidak ada yang mempermasalahkan pace Anda, tidak ada yang menertawakan kalau Anda jalan di tengah rute. Fokus acaranya adalah kebersamaan dan kepedulian, jadi finisher paling lambat pun tetap disambut sama meriahnya.
Selain itu, event amal biasanya dikemas dengan hiburan dan aktivasi di sekitar venue. Ada games, ada penampilan, ada momen seremonial seperti penyerahan donasi yang bikin pengalaman terasa utuh, bukan sekadar lari lalu pulang. Buat pemula yang masih meraba apakah dunia lari cocok buat mereka, suasana seperti ini jauh lebih ramah dibanding race yang serius.
Satu keuntungan lagi adalah motivasi berlatih. Latihan buat event biasa kadang terasa hambar, tapi latihan buat event amal punya cerita. Setiap kilometer yang Anda tempuh terasa nyambung dengan tujuan yang lebih besar. Banyak pelari mengaku justru ketagihan setelah race amal pertama mereka.
Yang Perlu Disiapkan Peserta
Buat yang sudah terdaftar, ada beberapa hal praktis yang perlu diperhatikan. Flag off 10K dimulai pukul 05.30, jadi datanglah lebih awal untuk pemanasan dan penitipan barang. Sarapan ringan dua jam sebelum start, dan pastikan hidrasi cukup. Karena acaranya digelar pagi hari di kawasan Pakuwon City, siapkan juga antisipasi cuaca, topi atau sunscreen kalau Anda sensitif terhadap matahari pagi.
Satu hal yang sering dilupakan peserta event amal adalah sepatu. Karena fokusnya berbagi, persiapan perlengkapan kadang disepelekan. Padahal 5K atau 10K tetaplah jarak yang butuh sepatu proper, apalagi kalau rute perkotaan yang keras.
Ikut Berdonasi Tanpa Harus Beli Sepatu Baru
Tertarik ikut event amal seperti ini tapi belum punya sepatu lari? Tidak perlu langsung beli. Sewa sepatu lari bisa jadi cara yang hemat buat ikut berpartisipasi, apalagi kalau ini event lari pertama Anda. Dana yang hemat bisa dialihkan ke donasi, sesuai semangat acaranya.
Hubungi tim SEWOAE melalui WhatsApp untuk mengetahui ketersediaan ukuran dan mendapatkan rekomendasi sepatu yang sesuai dengan kebutuhan Anda.